Eksplorasi Light Metering pada Ponsel | Forum

Topic location: Forum home » General » Mobile Fotografi
Andy Yudhanto
Andy Yudhanto Jun 8 '15

Light Meter adalah pengukur cahaya yang terdapat dalam kamera DSLR, bahkan ponseljuga sudah mengadopsi light meter. 

Secara umum light metering ada 4 pola pengukuran. Berikut sedikit penjelasannya


1. Multi segment/Evaluative/Matrix Metering


Mode yang paling umum digunakan dimana kamera akan menentukan eksposure berdasarkan pengukuran cahaya secara merata di seluruh bidang foto. Dengan kata lain kamera menganggap pengukuran cahaya pada semua bidang foto punya prioritas yang sama penting. Mode ini dianggap bisa diandalkan untuk kebanyakan situasi pemotretan (indoor dan outdoor) dan karena kamera memperhitungkan seluruh segmen dari bidang foto maka mode ini mampu menghindarkan dari hasil foto yang over-exposure. Namun ada situasi dimana mode ini memberi hasil yang tidak tepat seperti foto landscape yang memiliki elemen langit terang yang dominan dan berkontras tinggi.


2. Center-weighted Average Metering


Di mode ini kamera masih mengandalkan pengukuran dari banyak area sensor namun lebih memprioritaskan pengukuran pada bidang tengah foto (sekitar 75% dari bidang foto) dan tidak terlalu memperhitungkan pengukuran cahaya di luar area tersebut. Dengan memakai mode metering ini, area tengah yang umumnya jadi subjek foto, bisa mendapat eksposure yang lebih tepat. Mode ini cocok untuk potret wajah atau kebutuhan lain yang memang menitikberatkan eksposure yang tepat pada mayoritas bagian tengah foto, sedang area di luarnya boleh agak terlalu terang atau terlalu gelap.


3. Partial Metering


Mode metering ini sesuai namanya, hanya mengukur dari sebagian tengah area sensor (sekitar 15%) dan akan mengabaikan area diluar itu, sehingga cocok digunakan untuk mengatasi cahaya yang lebih terang dari arah belakang obyek foto (backlight). Mode ini cocok untuk potret wajah atau kebutuhan lain yang mengalami backlight.

 

4. Spot Metering


Di mode yang bernama spot metering ini kamera hanya mengukur cahaya pada sebidang titik kecil (sekitar 5% dari bidang foto) dan akan mengabaikan 95% area selain titik tadi. Titik kecil ini harus diarahkan tepat di obyek yang akan diukur, bila meleset sedikit saja maka hasilnya akan berbeda. Tidak semua kamera digital menyediakan mode ini. Mode ini berguna untuk memotret di tempat yang pencahayaannya amat kompleks dimana bila tidak memakai mode spot maka tidak akan didapat eksposure yang sesuai.

 

Fitur tersebut kesemuanya ada di kamera bawaan smartphone atau bagi pengguna Android dan iPhone dalam menentukan light metering dan mengunci fokus anda tinggal menekan dan menahan objek yang akan difoto di layar.


Eksplorasi pada light metering mampu memberikan efek tersendiri bagi tiap foto yang dihasilkan. Namun untuk itu perlu aplikasi bantuan lagi seperti Camera FV-5 (Android) dibawah ini

Dengan mengaktifkan touch metering dengan menekan tombol Light metering mode dan mengaktifkan fitur touch to focus pada Cam FV-5 kita bisa menentukan titik eksposure dan fokus sesuai keinginan. 


Sedikit berbeda dibandingkan dengan hanya menggeser setelan EV saja.


Sekarang kita uji coba langsung


titik fokus diarahkan ke ruko sama halnya dengan titik light metering hasilnya langit cenderung sangat kontras dan sedikit over eksposure.


sekarang coba arahkan titik light meter ke langit dengan menggeser titik tersebut ke atas. Atur letak titik light meter sesuai keinginan. 


Mobile photography memang membatasi kita melakukan beberapa hal, namun seringkali dari keterbatasan ini kreativitas akan muncul dengan sendirinya. Tetap eksplorasi


Share: